Kondisi cuaca sangat panas dan tanah yang subur memungkinkan buah harumanis, yang terkenal di Perlis, tumbuh lebat di daerah Padang Terap sejak awal bulan ini dengan hasil panen yang melimpah.
Petani Zulkipli Hashim, berusia 67 tahun, yang memiliki 300 pohon harumanis telah berhasil memanen lebih dari satu ton buah untuk dijual kepada pelanggan sejak musim panen dimulai.
Sebagai pensiunan pemerintah, Zulkipli mulai membudidayakan tanaman harumanis sejak tahun 2018 setelah sebelumnya menanam ubi keledek, menunjukkan potensi pertanian lokal yang berkembang pesat.


